Minggu, 25 Oktober 2020

BGP

 BGP (Border Gateway Protocol) pada Mikrotik

Pengertian

    BGP (Border Gateway Protocol) adalah salah satu jenis protokol routing yang berfungsi untuk mempertukarkan informasi antar Autonomous System (AS). BGP ini merupakan sebuah Dinamic Routing dan pada mikrotik sendiri terdapat beberapa macam fitur dinamic routing selain BGP seperti OSPF dan RIP. Untuk pertukaran informasi BGP ini memanfaatkan protokol TCP sehingga tidak perlu lagi menggunakan protokol jenis lain untuk mengangani fragmentasi, retransmisi, acknowledgement dan sequencing.

Tujuan

    Tujuan BGP adalah untuk memperkenalkan pada dunia luar alamat-alamat IP apa saja yang ada dalam jaringan tersebut. Setelah dikenal dari luar, server-server, perangkat jaringan, PC-PC dan perangkat komputer lainnya yang ada dalam jaringan tersebut juga dapat dijangkau dari dunia luar. Selain itu, informasi dari luar juga dikumpulkannya untuk keperluan organisasi tersebut berkomunikasi dengan dunia luar

Kekurangan & Kelebihan

    kelebihan 

  •  BGP memiliki kemampuan untuk mengontrol dan mengatur trafik-trafik dari sumber berbeda di dalam network multi-home (tersambung ke lebih dari 1 ISP/Internet Service Provider); 
  • Sangat sederhana dalam instalasi 

     kekurangan

  • BGP mempublikasikan rute yang tidak diketahui bagaimana cara mencapainya; 
  • Sangat terbatas dalam mempergunakan topologi.

Konfigurasi 

    Oke Pada Kasus Ini Kita memiliki Dua Router yang sudah saling terhubung antar router dan setiap router memiliki LAN (Local Area Network) Masing Masing, Jadi tujuan Kita LAN router 1 dan LAN router 2 bisa saling berkomunikasi dan saling ping pastinya... untuk topologi bisa lihat gambar dibawah ini

Oke Pertama Tama Pastikan Sudah Menambahkan IP Address Antar Router dan IP LAN pastinya di dua router tersebut


KONFIGURASI PADA ROUTER 1

Setelah Sudah Menambahkan IP Address Sekarang Kita Pergi Ke Tab Routing > BGP dibagian Tab instances kita tentukan nilai dari paramter AS (Autonomus System Number). Kita bisa tambahkan satu profile intsance baru atau kita juga bisa mengubah konfigurasi pada profile yang telah ada (default). Nilai dari ASN ini kita sesuaikan nanti dengan router 2. Sebagai contoh disini kita menggunakan 6969 lalu jangan lupa untuk centang Redistribute Connected Agar Nanti Jaringan LAN saling terhubung

Kemudian kita juga akan melakukan konfigurasi pada tab 'Peers'. Disini kita akan menambahkan satu buah rule untuk peering (memasangkan) dengan BGP Router yang nantinya akan dicocokan di Router 2, Untuk Name bebas itu hanya penandaan, Untuk instance cocokan dengan instance yang sudah di buat sebelumnya, lalu untuk remote address ialah IP Address antar router yang ditambahkan di Router 2, untuk Remote AS cocokan Dengan AS Number di instaces

KONFIGURASI PADA ROUTER 2

Sama seperti di Router 1 cocokan instaces yang sudah di buat di router 1 jangan lupa pula untuk cocokan AS Number dan Centang Redistribute Connected 

Sama Halnya seperti Konfigurasi di Router 1 disini kita menggunakan Peers disini kita tambah rule baru dengan name bebas lalu untuk instace cocokan yang sudah di buat sebelumnnya lalu untuk remote address ialah IP Address antar router yang ditambahkan di Router 1 untuk Remote AS Number cocokan pula...

Test Ping di Router 1 mengarah ke LAN Router 2

 Test Ping di Router 2 mengarah ke LAN Router 1

 

Share:

2 komentar:

UdinTok

Diberdayakan oleh Blogger.